Berdasar hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), di Ritz Carlton ditemukan satu potongan kepala yang diduga sebagai pelaku pengeboman dengan kondisi wajah masih utuh. Adapun pelaku di JW Marriot ditemukan kepala dengan batok kepala terlepas. "Namun kulit wajah masih jelas sehingga bisa dikenali," ujarnya.
Rencananya, polisi akan mereka ulang potongan kepala itu dengan teknologi yang dimiliki untuk diidentifikasi lebih lanjut identitas keduanya.
Hasil penyelidikan sementara, juga menunjukkan bahwa kamar di lantai 18, nomor 1808, Hotel JW Marriott, memang telah dijadikan tempat perakitan bom. Para pelaku tersebut telah menginap di kamar ini sejak tanggal 15 Juli lalu. "Hari ini mereka berencana check out," kata Bambang.
Hanya, Bambang menolak menjelaskan hasil penyelidikan itu lebih rinci. Dia hanya bersedia menyebutkan inisial salah satu pelaku. "Inisialnya N," ujarnya singkat.
Bambang berjanji, aparat kepolisian akan terus mendalami siapa pelaku bom bunuh diri itu. Rencananya polisi akan melakukan penyisiran, pengejaran dan penangkapan terhadapa para pelaku dan kelompoknya yang ditengarai terlibat dalam kasus ini.

Read : http://buyingsguide.blogspot.com
Read : http://bekasijakarta.blogspot.com
Read : http://bukalowongankerja.blogspot.com
0 komentar:
Post a Comment